BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah melaksanakan pemetaan daerah rawan konflik terutama pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Pemetaan tersebut bertujuan untuk mengetahui wilayah mana saja yang rawan konflik dan tidak. Dengan terus bersinergi pihak terkait seperti Kepolisian. Untuk itu Pemprov Kalteng mengatur startegi dengan mengadakan desk Pemilu dan Pilkada.
"Untuk daerah yang rawan tentu sudah dilaksanakan pemetaan. Dengan pengamanan dari Polda, kita dari Pemprov Kalteng telah membantuk desk Pemilu dan Pilkada," ucapnya, Sahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden, Rabu, 4 Oktober 2023.
Desk tersebut kata Herson, untuk mempermudah pihaknya melaksanakan sosialisasi dan memetakan daerah-daerah yang rawan ketertiban, keamanan, dan ganguan kondusifitas lainnya.
"Desk tersebut untuk skala Pemprov Kalteng mencakup Polda Kalteng, Korem, dan pihak terkait lainnya yang skala Provinsi. Sedangkan, untuk daerah terdapat di kabupaten/kota," bebernya.
--page
Daerah yang rawan ini agak dijaga ketat dengan menerapkan prinsip pendampingan secara humanis. Untuk wilayahnya dirinya tidak memberitahukan lebih jauh, yang pasti telah melaksanakan pemetaan di masing-masing daerah provinsi, kabupaten/kota yang ada di Kalteng. (MARINI/J)









