BORNEONEWS, Palangka Raya - Sahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden mengatakan, sosialisasi dan edukasi mengenai pemilu yang bersih dan berkualitas kepada masyarakat harus digencarkan. Hal ini bisa dilakukan baik lewat media sosial, cetak, elektronik, maupun online.
Hal ini itu juga, mengarah pada proses pengamanan untuk menciptakan kondusivitas dan keamanan masyarakat menggunakan hak pilihnya. Semua kompenen perlu dikerahkan untuk pelaksanaan pesta demokrasi yang akan datang.
"Dalam pengamanan oleh sebab itu kita perlu melakukan sosialisasi. Tentang bagaimana ini Pemilu Presiden maupun Pilkada kedepan. Agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman," ucapnya Herson B. Aden, Rabu, 4 Oktober 2023.
Saat disinggung terkait pendanaan, Herson memberitahukan bahwa tidak ada peran dari pemerintah daerah untuk mengurusi. Penganggaran telah koordinasikan oleh KPU dan Bawaslu.
Namun, yang pasti pihaknya dari Pemerintah Provinsi Kalteng sedang memproseskan pengamanan bersinergi dengan TNI/Polri. Agar masyarakat tetap terjaga keamanan saat melaksanakan penggunaan hak pilihnya.
--page
"Untuk anggaran Pemilu kan tidak ada peran dari pemerintah daerah. Jadi, untuk KPU dan Bawaslu sudah dianggarkan. Bertahap ada 2023 dan 2024, sedangkan untuk keamanan masih berproses di pemerintah daerah," bebernya. (MARINI/J)









