BORNEONEWS, Sampit - Pekan Raya Sampit hadirkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kuliner dan produk unggulan pertanian dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) 17 Kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Pekan Raya Sampit ini pameran produk unggulan pertanian dan bazar UMKM yang mana konsep yang kita usung adalah kita ingin mengangkat dan menggali produk UMKM yang ada di 17 Kecamatan kita hadirkan melalui kolaborasi kerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian," kata Ketua Panitia Pekan Raya Sampit Rahmat Noor, Rabu, 4 Oktober 2023.
Kata dia, Pekan Raya Sampit kali ini mengusung konsep berbeda dengan menggali potensi UMKM kuliner maupun produk pertanian dari masing-masing daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur. Sebagai upaya meningkatkan geliat ekonomi kreatif di daerah ini.
Kegiatan yang digelar di lapangan mini Stadion 29 Nopember Sampit tersebut digelar selama 10 hari, 4 hingga 13 Oktober 2023.
Secara resmi pembukaan dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Rihel dan Kepala Dinas Pertanian Sepnita.
--page
"Kami juga menghadirkan wahana permainan untuk menghibur masyarakat. Karena kami melihat pasca covid-19, masyarakat haus akan hiburan," ujar Rahmat.
Antusias pelaku UMKM sangat tinggi. Kuota lapak disediakan panitia tak mencukupi permintaan. Sebanyak 30 lapak PKL, 42 stand berukuran 2 kali 2 meter, 35 stand berukuran 3 kali 3 meter, dan 30 stand berukuran 5 kali 5 meter memenuhi Pekan Raya Sampit.
"Semua stand terisi bahkan masih banyak animo pelaku usaha ingin masuk berpartisipasi dan berkolaborasi meramaikan kegiatan pekan raya ini namun lahan terbatas kita tidak bisa mengakomodir mereka," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/H)









