MUSABAQAH Tila­watir Quran (MTQ) tingkat Ke­camatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan merupakan ajang untuk melahirkan qori, qoriah, ha­fiz, dan hafizah terbaik dari para generasi muda.


“Dalam MTQ ini diharapkan­ bisa melahirkan qori dan qo­riah terbaik,” ka­ta Camat Dusel, Kujang Ro­sayadi kepa­da Borneonews via telepon, Minggu (17/4/2016).


Dia mengatakan pemanang MTQ tingkat kecamatan ini nan­tinya akan diikutsertakan­ dalam lomba MTQ tingkat ka­bupaten dan jika bisa me­nang, sehingga bisa dikirim ke tingkat provinsi.


Dia mengapresiasikan pani­tia serta Ketua LPTQ Barsel yang telah mempersiapkan ke­giatan dengan baik.


“Terimakasih kepada ketua dan seluruh pengurus Masjid Al Mukarramah yang telah menyediakan tempat pelaksa­na­annya,” sebutnya.


Pihaknya juga menyambut­ baik dan mendukung pelaksa­naan MTQ ini sebagai kegiat­an seleksi dan sekaligus pem­bi­naan yang perlu ditingkatkan kualitasnya.


Ketua LPTQ Barsel, Khumai­di lomba ini digelar untuk me­numbuhkembangkan pemahaman dan pengamanan isi kandungan Al Quran.


Sebelum lomba dimulai, panitia sebelumnya melakukan­ pawai taruf yang diikuti 13 se­ko­lah dengan total 500 pe­serta.


Sedangkan cabang lomba yang ditandingkan dalam MTQ ini ada 8 cabang terdiri tar­til, tilawah, syahril Quran, fah­mil Quran, kaligrafi atau khat dengan total jumlah pe­serta 68 orang. (B-6)