SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor memberikan paparan terkait strategi Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam pengendalian  kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah setempat.

Paparan disampaikan, saat Pj Bupati Seruyan mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Akibat Dampak El Nino di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 5 Oktober 2023

Dalam rapat yang dipimpin Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan di hadiri Pangdam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan, serta  unsur Forkopimda Provinsi Kalteng.

Beberapa strategi disampaikan Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor seperti  gencar melaksanakan kegiatan Sosialisasi  Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di semua kecamatan se-Kabupaten Seruyan.

“Kami juga melaksanakan pembentukan  Masyarakat Peduli Api (MPA) di 100 Desa  dan Kelurahan se-Kabupaten Seruyan dengan di sertai pelatihan penanganan kebakaran hutan dan lahan  untuk Masyarakat Peduli Api, “ tuturnya.

--page

Selanjutnya melaksanakan Rapat Koordinasi  Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan  dan Penetapan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan pada tanggal 26 Juli 2023.

Selain itu, dilaksanakan  Pembentukan Pos Komando Induk Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan  dengan jumlah personil 400 orang.

“Pembentukan Pos Komando Lapangan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan  tersebar  pada 9 wilayah kecamatan dengan jumlah personil 25 orang  setiap pos, termasuk penempatan sarana prasarana pengendalian karhutla, “ tandasnya. (FAHRUL/H)