PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah singgah yang mencakup pelayanan kesehatan bagi warga Kota Palangka Raya direncanakan di kawasan Palampang Tarung dan Kelurahan Bukit Tunggal.

Saat ini segala persiapan telah dikerahkan, hal ini sebagai langkah Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menghadapi dampak Karhutla. 

Saat ini titik api Karhutla semakin bertambah, bahkan 47 titik belum tuntas ditangani dengan maksimal oleh petugas pemadam api dilapangan. Karena area yang terbakar makin meluas dan terjadi di mana-mana baik kelurahan/kecamatan Kota Palangka Raya.

Plt Kalakasa BPBD Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan mengatakan terkait hal ini pihaknya bekerja berdasarkan intruksi Pj Walikota Palangka Raya Hera Nugrahayu. Pelaksanaan Karhutla harus saling koordinasi tidak dapat bekerja sendiri-sendiri.

"Titik api hari ini, sampai jam 1 siang ada tambahan 1 titik api. Sekarang kita belum tuntas 47 titik. Berdasarkan petunjuk ibu Pj Walikota dianjurkan membagikan masker," ucapnya, Kamis, 5 Oktober 2023. 

Ia juga mengharapkan, dengan adanya rumah singgah ini dapat membantu pelayanan kesehatan dan sebagainya kepada masyarakat Kota Palangka Raya. Sembari melihat perkembangan Karhutla ini bagaimana apakah semakin meningkat atau tidak.

--page

"Rumah singgah ini tujuannya untuk melihat peningkatan dulu seperti apa. Tapi, kita sudah siap saran dan petunjuk ibu Pj," bebernya. (MARINI/R)