BORNEONEWS, Palangka Raya - Mengingat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disejumlah daerah di Kalteng terjadi hingga kini, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan.
Sugianto mengatakan masyarakat harus dapat bersama-sama menjaga keberlangsungan lingkungan hidup, sebab membakar hutan dan lahan terlebih itu secara sengaja maka akan dapat menimbulkan dampak negatif seperti kabut asap.
"Karhutla sangat berbahaya dan akan mengamcam sendi-sendi kehidupan, terlebih kabut asap yang ditimbulkan akan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan maupun tersendatnya perekonomian," katanya, Jumat, 6 Oktober 2023.
Menjaga dan melindungi lingkungan agar tidak terjadi karhutla sudah menjadi tugas bersama tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja. Masyarakat harus dapat taat mengikuti aturan yang berlaku tidak membakar hutan dan lahan terlebih itu dilahan gambut.
Sugianto mengungkapkan upaya dalam menangani karhutla di sejumlah daerah pun terus dilakukan sampai saat ini, dan diharapkan dengan upaya maksimal dapat mengurangi dampak dari karhutla tersebut serta yang paling penting yakni kerja sama.
"Mari kita saling bahu membahu menangani karhutla di Kalteng ini, kita hadapi dan atasi bersama, tidak ada hal yang tidak mampu kita atasi bila dilakukan dengan semangat kebersamaan," imbuhnya. (DONNY D/R)
Gubernur Kalteng Imbau Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
Penundaan TKA Kalteng jadi Kesempatan Perdalam Materi
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Upaya Kendalikan Cuaca Kalteng, 7 Sortie OMC Tabur 4,5 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl
Hotspot Kalteng Turun 90 Persen ke 770 Titik
Operasi Udara Kalteng Berlanjut: Lima Sortie OMC Tabur 3,7 Ton Dry Ice, Water Bombing di Seruyan Hilir
Komentar (0)
Memuat komentar…







