PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menginstruksikan kepada kepala daerah di wilayah ini terutama daerah yang terdampak karhutla agar tetap berada di tempat.

Sugianto tidak menginginkan ada kepala daerah yang meninggalkan daerahnya dan abai terhadap tugas serta fungsi terlebih disaat terjadi karhutla masif di daerah tersebut.

"Kepala daerah harus tetap ditempat dan hadir berada ditengah-tengah masyarakat yang mengalami bencana, apa yang bisa dilakukan, lakukan. Karhutla harus ditangani dengan maksimal," ucapnya, Jumat, 6 Oktober 2023.

Sugianto mengatakan, saat ini pemprov telah menetapkan wilayah Kalteng tanggap darurat Karhutla terhitung sejak tanggal 6 Oktober 2023 hingga sampai 15 Oktober 2023 mendatang. Penetapan ini berdasarkan berbagai pertimbangan.

Maka dari itu, upaya maksimal seluruh daerah apalagi daerah yang terdampak karhutla begitu masif agar terus dilakukan, dan diharapkan karhutla dapat tertangani dengan baik sehingga kabut asap bisa berkurang dan hilang.

--page

"Kepala daerah harus senantiasa memantau penanganan karhutla di daerahnya masing-masing. Nanti akan kita lihat perkembangan selanjutnya dan status tanggap darurat akan kita evaluasi kembali. Semoga saja dapat dengan cepat tertangani serta berakhir," pungkasnya. (DONNY D/J)