PEMERINTAH Kabupaten Su­ka­mara mewacanakan pem­be­rian beasiswa bagi sis­wa ber­prestasi yang hendak me­lan­jutkan kuliah diju­rusan dok­ter hewan dan sarjana pe­ternakan.


Wacana itu dimunculkan lan­tar­an kabupaten berjuluk Bumi Gawi Barinjam ini hingga kini masih kekurangan dok­ter hewan dan sarjana pe­ternakan.


“Untuk 2017 mendatang akan direncanakan beasiswa ba­gi siswa yang berprestasi. Kalau dipilah lagi yang ber­preatasi namun kurang mam­pu. Karena itu bagi pelajar yang sekarang telah me­nem­puh ujian nasional bi­sa langsung memanfaatkan kesempatan ini,” ungkap

Bu­pati Sukamara Ahmad Dirman, Jumat (15/4/2016).


Menurut dia, keinginan Pem­­kab Sukamara membe­ri­kan beasiswa khusus dokter he­wan dan sarjana peternak­an dilatarbelakangi belum ada­nya putra daerah yang me­nyandang dua gelar itu.


Karenanya, dengan adanya bea­siswa tersebut dirinya ber­harap nanti akan lahir dok­ter hewan dan sarjana peternakan andal yang me­ru­pakan warga asli Kabupaten Su­kamara. Dengan begitu, me­reka akan berkontribusi da­lam membangun peternakan di ‘Bumi Permata Kecubung’.


“Kita akan buka peterna­kan besar nanti di Sukamara. Ka­rena itu kita butuh tenaga de­ngan pendidikan yang men­dukung, seperti dokter he­wan dan sarjana peternak­an. Saya harapkan program ini bisa terlaksana jika ada sis­wa yang berkeinginan un­tuk menjadi dokter hewan dan sarjana peternakan,” ucap Dirman.


Sementara itu, Kepala Di­nas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Su­kamara Sutrisno menga­ta­kan bahwa pihaknya siap me­laksanakan wacana itu. Na­mun komponen penting da­lam wacana itu ialah keter­se­dian anggaran dan kesiapan siswa yang menerima bea­siswa. “Yang perlu dipersiapkan itu anggaran dan kesiapan siswa.” (MG13/B-3)