PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing menyebut keterbatasan pembangunan infrastruktur menjadi penghambat pemerataan sebaran tenaga kesehatan (Nakes) hingga pelosok.

Hal itulah yang terjadi di wilayah Kalteng saat ini, nakes banyak yang enggan bertugas di pelosok atau desa karena masih belum memiliki infrastruktur memadai baik itu jalan dan jembatan, jaringan listrik, serta telekomunikasi.

"Sejumlah wilayah pelosok itukan masih banyak yang pembangunannya minim, ataupun terisolasi. Nah kebanyakan yang tidak ada nakesnya wilayah seperti ini," kata Duwel, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Menurut Duwel, pemerataan sebaran nakes sangat penting dan harusnya setiap desa memiliki nakes, sebab perhatian terhadap sektor kesehatan tidak hanya untuk wilayah perkotaan saja tapi juga pelosok atau desa.

"Kesehatan inikan salah satu kebutuhan dasar yang harus dapat dipenuhi oleh pemerintah. Jika memang keengganan nakes bertugas di pelosok itu karena kurang memadainya pembangunan, maka perlu adanya solusi," ucapnya.

--page

Mengenai ini juga, ungkap Duwel kerap menjadi aspirasi masyarakat, di mana banyak keluhan karena di wilayah pedesaan minim bahkan tidak ada sama sekali nakes yang bertugas, sehingga masyarakat sulit mendapatkan layanan kesehatan.

"Jarak fasilitas kesehatan yang jauh menjadi kedala masyarakat di pelosok, ini yang dikeluhkan dan diharapkan setiap desa memiliki nakes agar pelayanan kesehatan bisa dengan mudah diakses. Kita minta ini agar diperhatikan," imbuhnya. (DONNY D/H)