BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji PT memberikan video pers rilis terkait peristiwa Bangkal yang dikabarkan menelan satu korban jiwa dan ada juga korban luka, sebagaimana yang dimuat di borneonews berjudul/link: Kejadian Bangkal Dikabarkan Menelan Satu Korban Jiwa, Sejumlah Orang Tertembak.
Menurut Erlan, di perusahaan PT Hamparan Massawit Bangun Persada (PT HMBP) Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Kabupaten Seruyan didatangi sejumlah massa yang membawa senjata tajam dan senjata api. Kejadian tersebut terjadi pada pukul 12.30 WIB tepatnya di Pos 3 dan Pos 5 PT HMBP. Melihat hal tersebut tim gabungan yang terdiri dari anggota Polri dan TNI, mengambil langkah aksi pengamanan.
"Massa ini datang ke Pos 3 dan Pos 5 dengan membawa senjata berupa ketapel, tombak, egrek sawit, Dodos sawit hingga senjata api jenis PVC," kata Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji dalam rilisnya, Sabtu, 7 Oktober 2023.
Lanjutnya, dalam upaya pengamanan, tim gabungan melakukan berbagai upaya mulai lisan, imbauan, gas air mata, peluru hampa, hingga peluru karet, karena massa terus melakukan penyerangan kepada petugas pengamanan.
Sambungnya, pada pukul 14.30 WIB massa membubarkan diri dan para petugas pengamanan kembali ke pos - pos penjagaannya yang berada di sekitar PT HMBP. Dalam kejadian tersebut setidaknya ada 20 orang yang ditahan oleh tim gabungan.
--page
"Untuk informasi lebih lanjut mengenai korban luka - luka maupun lainnya akan kita informasikan lebih lanjut, karena saat ini tim masih mengumpulkan informasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya.
Dalam melakukan aksi pengamanan, imbuh dia, anggota tim gabungan pengamanan tidak dibekali senjata tajam maupun peluru tajam.
"Akan tetapi dibekali gas air mata, peluru hampa dan peluru karet," tegas dia. (PATHUR/J)









