BORNEONEWS. Sampit - Kantor Bupati Kotawaringin Timur nyaris terbaka akibat korsleting listrik yang sempat membuat seluruh pegawai yang sedang melaksanakan apel pagi berhamburan pada Senin (18/4/2016) sekitar pukul 07.00 WIB.
Para pegawai yang sedang melaksanakan apel pagi dipimpin Asisten I Setda Kotim Sugian Noor sontak kaget. Mereka berhamburan melihat sumber asap dan percikan api di luar ruangan staf bagian ekonomi.
Menurut seorang pegawai Setda, Wahab, kejadian itu cepat dilihat seorang sopir Pemkab. Dia melihat ada asap disertai percikan api dari kabel listrik dan kabel TV di bagian luar dinding staf Bagian Ekonomi.
Melihat asap, dia langsung memberitahukan kepada petugas Satpol PP yang berjaga dan para pegawai yang ada di ruangan itu. Tidak selang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api, sehingga api tidak sampai menjalar ke bagian lain.
Tidak membutuhkan waktu lama, petugas pemadam kebakaran yang dibantu oleh pegawai Setda mampu mengatasi masalah itu. Sementara dari dalam ruangan, tampak pegawai mengamankan arsip dan berkas-berkas penting di bagian ekonomi untuk mengantisipasi jika api menjalar.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kotim Wim RK Benung yang dikonfirmasi mengatakan, kepulan asap dan percikan api tersebut akibat korsleting listrik.
“Akibat korsleting listrik, tadi petugas dari PLN dan TV kabel sudah menanganinya,” kata Wim.
Dari pantauan Borneonews di titik terjadinya korsleting, tampak kabel bertumpukan sehingga rawan terjadi korsleting yang bisa mengakibatkan kebakaran karena hubungan arus pendek. (RAFIUDIN/m)








