BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PLN Rayon Pangkalan Bun bakal mendukung program Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dalam upaya menghijaukan kota. PLN bakal mengganti kabel yang mempunyai pelindung khusus agar tidak sering memangkas pepohonan yang kini tengah digencarkan pemkab Kobar.
Manager PLN Rayon Pangkalan Bun Purwanto mengatakan, PLN juga bakal terus berbenah. Termasuk mennyingkronkan program pemerintah daerah dengan PLN. Salah satunya program penghijauan kota Pangkalan Bun karena sebagai kota adipura.
Purwanto mengakui, selama ini masih terjadi pemangkasan pohon, khususnya yang terlintasi kabel PLN. SAat ini kabel PLN rawan terjadi gesekan dan menyebabkan putus. Ataupun jika terkena pohon dapat mengakibatkan pemadaman. Walhasil, PLN melakukan pemangkasan rutin agar tidak ada kerusakan.
Memang hal ini kurang sejalan dengan upaya Pemkab Kobar yang sedang memperbanyak pohon agar kota Pangkalan Bun tetap asri. Tentu hal ini PLN harus bisa ikut mendukung dengan menggunakan kabel khusus yang ada pelindungnya agar tidak ada pemangkasan lagi.
"Nanti kita akan mengganti secara bertahap kabel kita dengan kabel berpelindung khusus. Sehingga bisa tahan gesekan dan lebih kuat," kata Purwanto.
Tentu saja tidak seluruh kabel mengalami pergantian. Setidaknya hanya kawasan dalam kota saja. Itu pun membutuhkan kabel yang banyak dan anggaran tidak sedikit.
"Kami lakukan secara bertahap dan tidak bisa sekaligus. Yang jelas kami siap mendukung kota Pangkalan Bun hijau sebagai Kota Adipura," jelasnya.
Memang untuk kabel yang ada di dalam kota ini yang masih rawan yakni Jalan Diponegoro, Iskandar dan Jalan HM Rafi'I. Kabel PLN ini masih berdekatan dengan pepohonan.
"Memang di dalam kota dulu. Kalau yang di luar kota kemungkinan masih menggunakan kabel lama. Sehingga kami harus rutin melakukan pemangkasan setiap enam bulan hingga satu tahun sekali," bebernya.
Bupati Kobar Bambang Purwanto menanggapi positif rencana PLN ini. Menurut dia, berbagai upaya PLN harus berimbas nyata ke masyarakat.
"Jangan banyak upaya, namun hasilnya tetap sama saja," singkat orang nomor satu di Pemkab Kobar ini. (CR-1/m)


