PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Antusisme masyarakat Kota Palangka Raya dalam memperingati Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang disingkat WRD kemarin dinilai sangat tinggi.

"Kita melalui teman-teman komunitas mengumumkan penyelenggaraan WRD itu tidak dalam hitungan hari lagi tetapi dalam hitungan jam untuk kuota steril itu langsung penuh," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sugiyanto kemarin.

Memang untuk kegiatan steril gratis menurut Sugiyanto pihaknya hanya membuka kuota untuk 40 ekor hewan jantan lokal, baik kucing maupun anjing. Sementara untuk vaksinasi, pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin terbuka seluas-luasnya.

"Kalau kuota steril itu hanya untuk 40 ekor. Tahun lalu padahal kami melaksanakan untuk 58 ekor namun karena tahun ini bertepatan dengan pencatatan rekor MURI Vaksinasi rabies makan untuk kuota steril kita kurangi dari tahun lalu. Kita lebih fokuskan pada vaksinasi rabies lebih dahulu dan memang benar, jumlah pendaftarnya sampai 104 ekor," bebernya lagi.

Peminat untuk layanan kastrasi ini cukup tinggi menurut Sugiyanto mengingat sudah banyak masyarakat yang sadar untuk mengendalikan populasi hewan kesayangannya sehingga tidak menjadi terlantar.

--page

Meski demikian DPKP dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalteng hanya membatasi kastrasi untuk 40 hewan peliharaan saja, sebab jumlah tenaga medis untuk melaksanakan kastrasi terbatas dan tidak sembarang orang bisa melakukan kastrasi pada hewan.

"Antusiasme masyarakat tahun ini memang sangatlah besar. Kami sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat ini untuk kesejahteraan hewan kesayangannya dan juga kesehatan masyarakat secara luas," tutur Sugiyanto lagi. (TESTI PRISCILLA/R)