SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) membantah menutup akses jalan lintas di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan. 

"Berkaitan banyaknya informasi tentang jalan lintas di Bangkal dilakukan penutupan oleh pihak anggota khususnya anggota keamanan itu tidak benar," kata Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Nanang Avianto melalui Kepala Bidang Humas Kombes Pol Erlan Munaji.

Ia menegaskan, hingga kini masyarakat masih beraktivitas dengan aman dan lancar. Bahkan perusahaan masih berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

"Tolong masyarakat apabila mendengar informasi harus utuh, harus di kroscek jangan sampai terbawa oleh isu dan hoaxs," ujar Erlan.

Kata dia, situasi di Desa Bangkal saat ini masih aman dan kondusif. Personil gabungan masih stand by sekitar 500 orang. "Kami berharap masyarakat jangan sampai ada yang mudah terprovokasi," katanya.

Setelah rapat tertutup bersama Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan stake holder terkait, mediasi akan terus berlanjut. Diharapkan mediasi menghasilkan kesepakatan agar tuntutan masyarakat tercapai dan terpenuhi.

"Kami sedang berupaya, nanti kami akan update berkaitan dengan situasi Kamtibmas dan hasil tuntutan," tutupnya. 

Sementara itu Sugianto Sabran memilih bungkam setelah menggelarrapat terkait peristiwa Bangkal di Aquarius Boutique Hotel Sampit. 

"Kami sudah ada keputusan tetapi untuk sementara kami mau ke lapangan, ke Bangkal," kata Sugianto Sabran. (DEWI PATMALASARI/R)