BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaksanaan vaksinasi rabies massal yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya kemarin dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pemelihara hewan.
"Vaksinasi rabies massal kami lakukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pemelihara hewan agar lebih peduli pada kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaannya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sugiyanto kemarin.
Perhatian ini menurut Sugiyanto terkhusus kepada penyakit rabies yang memang bersifat zoonosis atau bisa ditularkan dari hewan ke manusia maupun sesama hewan.
"Hewan Penular Rabies atau HPR yaitu anjing, kucing, kera, dan musang merupakan hewan yang berdarah panas atau berpotensi menularkan rabies, sedangkan hewan-hewan tersebut paling banyak dipelihara manusia," tuturnya lagi.
Vaksinasi rabies yang dilakukan kemarin menurut Sugiyanto dilakukan serentak di seluruh Indonesia sebagai kegiatan pencatatan rekor MURI.
Karenanya, pemerintah pusat meminta seluruh Puskeswan di Indonesia untuk dapat berpartisipasi aktif dan berkontribusi dengan melakukan kegiatan vaksinasi serentak dengan memberdayaan Puskeswan di wilayah kerja masing-masing.
--page
"Adapun, pusat memberikan dukungan berupa bantuan vaksin untuk 50 ekor per Puskeswan namun hari ini kita mampu memberikan vaksin kepada 104 ekor hewan," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/R)









