BORNEONEWS – Kapuas: Sebuah tongkangangkutan pasir dari arah Mandomai dengan tujuan Banjarmasin tiba-tiba oleng dantidak terkendali. Akibatnyatongkang tersebut menabrak feri penyeberangan yang sedang diparkir di tepiDaerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas tepatnya di Desa Mandomai Kecamatan KapuasBarat Kabupaten Kapuas, Senin (18/4/2016) sore sekitar pukul 16.00 wib.
Olengnya tongkang tersebutdiduga karena pengaruh tiupan angin kencang. Untungnya tidak ada korban jiwadalam insiden tersebut. Hanyasaja feri penyeberangan Mandomai yang ditabrak mengalami kerusakaan yang cukup serius.
Kapolres Kapuas AKBP H HendraRochmawan SIK MH melalui Kapolsek Kapuas barat IPDA Arif Miftahul Huda kaladikonfirmasi membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya mengaku sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.
Dikatakannya, kemungkinan memangkarena angin kencang sehingga membut tongkang yang mengangkut pasir oleng dan tidak terkendali. Sehinggamengakibatkn tongkang itu menabrak feri yang sedang parkir.
"Kami sedang menanganikasusnya dan akan melakukan olah TKP. Tongkang itu diduga oleng dan menyerempetatau menabrak feri karena ditiup angin kencang. Untungnya feri saat itu sudahberada dalam posisi terparkir di dermaga dan saat itu para penumpang belum naikke feri sehingga syukurnya tidak ada korban jiwa," ujar IPDA Arif viatelepon, Senin malam ini tadi.
Untuk kepentingan penyidikanpihaknya saat ini juga sudah memeriksa sejumlah saksi, diantaranya motoristugboat yang menarik tongkang pasir, pemilik feri dan ABK nya.
Terpisah Camat Kapuas Barat DeniHarsono juga membenarkaan adanya kejadian tersebut. "Memang benar telahterjadi laka air, dimana tongkang pasir menabrak feri yang terparkir di tepisungai," ujar Deni. (Sri/*)


