BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengukuhkan pengganti antar waktu (PAW) pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) gerakan pemuda dayak (Gerdayak) Indonesia masa bakti 2021-2026.
"Selamat kepada yang telah dilantik dan dikukuhkan menjadi pengganti antar waktu DPK Gerdayak kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah masa bakti 2021-2026 Semoga bisa mengemban amanah yang dipercayakan di pundak saudara," kata Halikinnor, Senin, 9 Oktober 2023.
Pengukuhan tersebut digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim. Sebelum dikukuhkan, mereka dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerdayak Indonesia, Yansen A Binti.
Halikinnor berpesan, agar DPK Gerdayak Indonesia Kotim menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hubungan baik dan harmonis sesama organisasi kemasyarakatan harus terbangun.
"Jalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, TNI-POLRI sebagai mitra dalam membangun dan melestarikan adat, budaya dan kearifan lokal," ujarnya.
--page
Gerdayak diharapkan terus berkembang dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai organisasi resmi yang menghimpun pemuda-pemudi dayak yang memperjuangkan hak masyarakat. Hal itu dapat terwujud dengan menjaga kekompakan dan kerukunan sesama pengurus sesuai dengan falsafah huma betang.
"Kita harus bersatu padu membangun dan membela hak-hak masyarakat dayak di bumi habaring hurung, dan pemerintah daerah selalu mendukung apa yang ingin dilakukan, dikerjakan sesuai dengan ketentuan, aturan yang berlaku," tutupnya.
Sementara itu, Yansen A Binti percaya DPK Gerdayak Kotim mampu berkembang pesat dibawah bimbingan Bupati Halikinnor yang juga sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim.
"Organisasi pasti bersentuhan dengan perubahan. Salah satuya ialah perkembangan teknologi. Kita harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) secara dini yang mampu berdaya saing menyambut bonus demografi. Bonus demografi ini kesempatan kita, jangan sampai usia yang panjang tetapi kita justru menjadi beban pemerintah. Kami berharap Gerdayak Indonesia mampu menyikapi dengan meningkat SDM," kata Yansen A Binti. (DEWI PATMALASARI)









