BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Lohing Simon mengatakan upaya penanggulangan bencana di Kalteng ini harus bisa dikaji dengan serius oleh pemda baik provinsi, kabupaten dan kota.
Pasalnya, Kalteng sangat rawan terjadi bencana diwaktu ketika musim tertentu, misalnya saja musim hujan sejumlah daerah terdampak banjir begitu juga pada saat musim kemarau terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga menimbulkan kabut asap.
"Kewaspadaan terhadap bencanan di Kalteng ini harus lebih ditingkatkan sebelum terjadi. Lakukan kajian mendalam dari berbagai segi, supaya pada saat bencana itu terjadi penanggulangan akan bisa dilakukan dengan maksimal," ucapnya, Senin, 9 Oktober 2023.
Ia menjelaskan, kajian penanggulangan bencana merupakan proses analisis yang dilakukan untuk mengidentifikasi risiko bencana, mengevaluasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampaknya, dan merencanakan langkah-langkah penanggulangan yang efektif.
Ada beberapa kajian yang harus secara serius diperhatikan diantaranya yaitu mengidentifikasi resiko, mengevaluasi kerentanan, pemetaan daerah rawan bencana, pengembangan strategis penanggulangan, penilaian dampak, hingga perencanaan evakuasi dan pemulihan.
--page
"Kajian penanggulangan bencana sangat penting dilakukan secara mendalam serta sejak dini dilakukan untuk memitigasi risiko bencana itu dan melindungi masyarakat dari dampak negatif yang akan ditimbulkan dari adanya bencana tersebut," imbuhnya. (DONNY D/H)









