PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabar baik menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, karena tidak ada kegagalan panen terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah menjadi ancaman tahunan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Palangka Raya, Sugianto menyebut capaian ini merupakan hasil dari upaya kolaboratif dalam pencegahan dan mitigasi karhutla.

Sugianto menjelaskan bahwa berkat program-program preventif yang telah diterapkan, tahun ini tanaman pertanian warga selamat dari ancaman kebakaran hutan.

"Memang ada yang terdampak tapi tidak ada yang sampai gagal panen, hanya saja produksinya sedikit menurun," katanya, Senin, 9 Oktober 2023.

Jauh sebelumnya kata dia, tim penyuluh pertanian telah melakukan langkah-langkah seperti penyuluhan kepada petani tentang penggunaan lahan yang berkelanjutan dan tata cara membuka lahan tanpa membakar.

Selain itu, upaya pemadaman karhutla yang cepat dan efektif juga menjadi faktor penentu keberhasilan ini. Kondisi ini memberikan harapan besar bagi petani setempat.

Mereka dapat melanjutkan produksi pertanian mereka tanpa harus khawatir kehilangan hasil panen akibat karhutla. Hasil pertanian yang stabil juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

--page

Meskipun berhasil menghindari kegagalan panen tahun ini, pemerintah dan masyarakat Palangka Raya tetap berkomitmen untuk menjaga kelestarian hutan dan lahan.

Karhutla tetap menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat. Dengan kerja sama yang terus ditingkatkan, diharapkan dapat terus mencegah dan mengatasi karhutla. (HENDRI/R)