LOMBA Maharagu Sungai atau membersihkan su­ngai yang digelar Pemkot Banjarmasin be­kerja sama dengan se­jum­lah LSM dan organisa­si pe­cinta lingkung­an diha­rap­kan dikerjakan de­ngan sung­guh-sungguh. Se­bab proses pe­nilaian akan di­lakukan dengan ke­tat.


Ketua Panitia Lomba Noor­ha­­­­lis Majid menuturkan, se­ja­uh ini agenda lomba masih da­­lam tahap sosiali­sasi. Dan pa­da Selasa (19/4/2016) di­gelar rapat teknis deng­an meng­ha­dir­kan semua pe­mang­­ku sungai, pendam­ping, pa­nitia, dan dewan juri.


Pada saat rapat teknis akan di­­­jelaskan tentang ketatnya pe­nilaian dan kriteria yang di­­nilai oleh dewan juri.


Setelah rapat teknis, selan­jut­­­­nya tidak ada lagi pertanya­an karena semua pemangku su­­­ngai, pendamping, dan ma­­­syarakat dianggap sudah me­­ngerti. Tinggal pelaksanaan lomba di lapangan.


Mengenai penilaian lomba ada lima kriteria. Meliputi partisipasi warga yang akan mem­peroleh nilai 30%, dengan rincian keaktifan war­ga dalam membersihkan su­ngai 7%, warga yang terlibat laki-laki dan perempuan 8%, keterlibatan remaja dan anak-anak 8%, serta jumlah seluruh war­ga yang terlibat akan mem­per­oleh nilai 7%.


Kriteria selanjutnya ia­lah pe­nanganan sungai dan sam­pah dengan nilai 25%. Kri­teria ketiga, progran re­vi­ta­li­sa­si sungai nilai 20%.


Kriteria keempat adalah penghijauan kawasan nilai 15%. Serta kriteria terakhir, tata laksana keindahan nilai 10%. Terdiri dari adanya pa­pan pengumumam, poster, span­duk, serta dokumen ke­­giatan.


Lomba ini dimaksudkan un­tuk menumbuhkembangkan par­tisipasi masyarakat da­lam menjaga kebersihan sungai. (ANT/B-3)