BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Provinsi Kalteng Ferry Khaidir mendorong, pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk meningkatkan pelayanan publik dengan optimalisasi sarana dan prasarana atau fasilitas penunjang yang lebih baik.
Pelayanan yang baik harus didasari oleh prinsip transparansi dan kejujuran, sehingga masyarakat tidak terkena dampak merugikan akibat praktik pungutan liar (pungli).
"Pelayanan publik yang optimal sangat bergantung pada ketersediaan sarana prasarana yang memadai. Setiap instansi pemerintahan yang terlibat dalam pelayanan publik harus memperhatikan kelayakan fasilitas yang mereka miliki," tuturnya, Selasa, 10 Oktober 2023.
Ferry menyampaikan dengan sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan lebih efisien dan berkualitas. Jika pelayanan optimal, akan memberikan efek positif bagi masyarakat dalam setiap urusan dengan pemerintah.
Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan terus berinovasi dan berupaya melakukan perbaikan dalam hal sarana pelayanan publik.
Ia mengharapkan sarana pelayanan publik yang perlu perhatian, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kelurahan atau desa.
"Pentingnya pengembangan sarana pelayanan publik di wilayah pedalaman, karena hal tersebut akan menjadi penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah, terutama dalam hal kepuasan terhadap layanan yang diberikan," katanya.
--page
Tidak kalah penting pemanfaatan kemajuan teknologi dan komunikasi yang berkembang pesat saat ini, dapat digunakan sebaik-baiknya.
Ia tidak ingin diwilayah Kalteng masih ada yang tertinggal pelayanan publik, apalagi sampai marak terjadi pungli dalam pelayanan publik. (MARINI/R)









