KOTAWARINGIN LAMA - Jalan penghubung Kota Pangkalan Bun - Kecamatan Kotawaringin Lama Km 35 - Km 37 tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. 


Pasalnya, pada ruaas jalur itu terendam banjir setinggi 1,5 meter. Keadaan ini telah berlangsung hingga satu bulan. Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa melintasinya. Itu pun menggunakan bantuan perahu kelotok warga sekitar.


Salah seorang karyawan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Kolam, Adiyaksa, mengaku sudah satu bulan tak bisa melintasi jalur tersebut. 


Adiyaksa menuturkan, ia bersama keluarga setiap akhir pekan selalu bertolak ke Kota Pangkalan Bun. Namun, karena km 35 sampai 37 tak bisa dilewati kendaraan roda empat, ia terpaksa harus menempuh jalur lebih jauh dengan melewati Kabupaten Lamandau untuk menuju ke Pangkalan Bun, begitu juga sebaliknya. 


“Sudah lama itu, banjir jalannya. Ketinggian airnya sampai ke kaca mobil, ga bisa dilewati,” keluh Adiyaksa kepada Borneonews, Senin (18/4/2016).


Terkait hal ini, Kepala Dinas PU Kobar, Agus Yuwono mengaku sudah mengetahui kondisi Jalan Pangkalan - Kolam Km 35 - Km 37 yang tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Dalam waktu dekat ia akan turun ke lapangan untum mengecek langsung kondisi jalan tersebut. 


“Laporannya memang banjir. Untuk detailnya nanti kami akan turun mengecek lokasi. Nanti kita lihat dan mencari solusinya,” papar Agus. 

(CP/B-12)