PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng Hj Sunarti menyampaikan bahwa pencegahan penularan penyakit rabies di Kalteng masih terus menjadi perhatian oleh pemerintah setempat.

Pihaknya pun terus berupaya, agar penularan rabies dapat dimaksimalkan melalui program vaksinasi rabies yang intens dilakukan. Bekerja sama dengan balai karantina, jalur keluar masuk hewan juga diperketat.

"Pemprov Kalteng sangat mendukung kegiatan vaksinasi rabies, karena Kalteng masih berstatus sebagai daerah endemis dan masih ditemukan kasus kematian akibat gigitan anjing rabies," ujarnya, Selasa, 10 Oktober 2023.

Ia menyampaikan, ada lima titik pengeluaran hewan, yakni Bandara Tjilik Riwut, Pelabuhan Bahaur, Pelabuhan Kumai Pangkalan Bun, Pelabuhan Sampit, dan di Seruyan, itu wilayah-wilayah yang sudah dijaga oleh pejabat-pejabat karantina, baik di pintu masuk maupun pintu keluar.

"Jalur keluar masuk hewan diperketat. Guna mamanilisir meningkatnya rabies, pengecekan keluar masuk hewan pada titik-titik pos yang tersebar di Kalteng sepanjang tahun ini jarang menemukan hewan terindikasi rabies masuk, tetapi kerap menemukan yang keluar," bebernya.

--page

Oleh sebab itu, ia mengingatkan pentingnya pencegahan penularan penyakit rabies di Kalteng. Dengan cara melalui program vaksinasi rabies yang intens. (MARINI/J)