PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bentrokan antara masyarakat dan pihak kepolisian yang mengamankan area PT HMBP di Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan hingga menelan korban jiwa menjadi sorotan DPRD Kalteng.

Atas kejadian itu Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter mengungkapkan pihaknya berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Polda Kalteng maupun Polres Seruyan untuk menggali informasi terkait bentrok yang terjadi.

"Kami telah mengsusulkan kepada pimpinan, agar digelar RDP dengan pihak-pihak terkait baik Polda Kalteng maupun Polres seruyan. Kita akan membahas apa yang sebenarnya terjadi disana," katanya, Rabu, 11 Oktober 2023.

Alexius mengatakan, RDP ini nantinya untuk mengetahui agar lebih jelas kejadian di Desa Bangkal, mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap penanganan massa oleh pihak kepolisian dan lain sebagainya

"Karena dalam penanganan itu ada korban jiwa akibat tertembak peluru tajam, jadi kronologisnya harus diperjelas dan diungkapkan dengan sebenar-benarnya, maka dari itu diperlukan RDP," ucapnya.

--page

Selain itu juga, pihaknya mengusulkan kepada pimpinan DPRD Kalteng supaya diagendakan RDP dengan pihak Pemkab Seruyan dan PT HMBP, agar nantinya dapat disimpulkan persoalan tuntutan masyarakat menyangkut plasma.

"Persoalan itu harus tuntas agar dikemudian hari tidak terjadi lagi konflik seperti ini, karena kita sangat menyayangkan apa yang terjadi apalagi sampai ada jatuh korban jiwa. Semuanya harus diperjelas dalam RDP nanti," imbuhnya. (DONNY D/H)