LAJU Barcelona menuju gelar juara La Liga Spa­nyol kembali tertahan se­telah tim asuhan pelatih Luis Enrique itu kalah de­ngan skor 1-2 dari tamu­nya Valencia di Camp Nou, Senin (18/4/2016) di­ni hari.


Ini merupakan kekalah­an ketiga Barca secara be­runtun di Liga Spanyol mu­sim ini.


Melihat Blaugrana kalah ti­ga kali beruntun di La Li­ga merupakan sebuah ke­jadian yang langka. Ter­akhir kali the Catalans mengalaminya adalah pa­da periode Januari-Febru­ari 2003 silam. Waktu itu, salah satu kekalahan me­reka juga didapat dari la­ga melawan Valencia.Pada musim itu, Barca pun harus puas finis di pe­ringkat enam.


Setelah 13 tahun lamanya, ti­ga kekalahan beruntun di La Liga kembali dialami Bar­­ca. Kali ini, pasukan Luis En­rique berturut-turut ditakluk­kan Real Madrid, Real Sociedad, dan Valencia.


Keunggulan masif di puncak klasemen pun untuk se­­mentara hilang. Dengan kom­petisi menyisakan lima per­tandingan, Barca kini mu­lai ketar-ketir.


Pasalnya, akibat tiga keka­lah­an beruntun itu koleksi poin Lionel Messi dan kawan-ka­wan kini disamai Atletico Madrid, yakni 76 angka. Se­lain itu, hanya unggul satu ang­ka dari Real Madrid yang du­duk di posisi ketiga. 


Meski begitu, Los Cules te­tap berada di puncak klasemen berkat unggul head to head.


Tidak ingin timnya terus ter­puruk, bos Barca Luis Enrique meminta anak asuhnya ti­dak panik. Ia pun masih op­timistis Blaugrana bisa me­me­na­ngi La Liga musim ini.


“Saya kira kami membutuh­kan lima kemenangan untuk memenangi gelar juara dan jika ada tim yang bisa me­lakukannya, itu adalah Barce­lo­na. Kami menghadapi tan­ta­ngan yang sulit, namun ka­mi akan jadi juara jika ka­mi mampu melakukannya,” tutur Enrique pada Goal International.


Di pihak lain, pelatih Atle­ti­co Madrid Diego Simeone girang anak asuhnya kini mampu menyamai raihan poin El Barca setelah

menang telak 3-0 atas Granada.


Akan tetapi, Simeone me­min­ta skuatnya untuk tetap fokus dan terus memenangi se­mua laga tersisa musim ini demi menjaga asa meraih gelar jua­ra. (ANT/Goal/B-3)