PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Alat transportasi yang bisa dipesan melalui elektronik atau online, contohnya Gojek atau Grab memberikan dampak kontribusi positif pada perekonomian, terutama saat adanya kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya.

Hal ini diakibatkan masyarakat enggan keluar ruangan akibat kabut asap, sehingga lebih mengutamakan layanan online sebagai alat transportasi untuk memesan makanan.

Hal ini disampaikan oleh, Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng Akhmad Tantowi, Gojek atau Grab yang memberikan kemudahan dalam melaksanakan transaksi perekonomian, seperti makanan yang diperjual belikan memberikan kontribusi positif kepada para pedagang. 

 "Orang-orang kan banyak yang enggan keluar ruangan atau keluar rumah saat kabut asap. Tentu, banyak yang pesan makanan lewat online. Sehingga saat kabut asap seperti ini memberikan dampak terhadap transaksi perekonomian kita," ucapnya, Kamis, 12 Oktober 2023.

Ia juga menambahkan, peningkatan kontribusi ekosistem Gojek atau Grab dilatarbelakangi oleh mitra-mitranya, seperti UMKM GoFood, driver GoCar, dan GoRide. Secara ekosistem digital turut merasakan sekaligus berkontribusi ke pemulihan ekonomi. Namun, terjadi pengurangan aktivitas masyarakat terhadap penggunaan fasilitas umum. 

--page

"Karena SDM Gojek dan Grab langsung mengantar ke konsumen sehingga semuanya lebih mudah dan praktis," tuturnya. (MARINI/H)