BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Evi Kahayanti mengatakan, penyaluran beasiswa Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) atau pun beasiswa tidak mampu disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Penyaluran juga diberikan terhadap anak didik yang benar-benar membutuhkan, tidak diperuntukkan bagi keadaan ekonomi yang mampu.
"Beasiswa untuk anak-anak kita yang berkeinginan kuliah ini sangat bagus. Namun, kami meminta penyaluran beasiswa tersebut harus transparan, dan diharapkan setiap perguruan tinggi lakukan monitoring dan pendataan secara maksimal agar beasiswa yang diberikan benar-benar untuk anak-anak kita yang tidak mampu," katanya, Kamis, 12 Oktober 2023.
Dirinya juga mengatatkan bahwa akan melakukan pengawasan yang ketat terhadap program tersebut. Bahkan pihaknya akan meminta data terkait beasiswa Bidikmisi atau beasiswa tidak mampu tersebut kepada Disdik Kalteng. Hal ini atas dasar Komisi III DPRD Provinsi Kalteng bermitra dengan Disdik.
"Maka nanti kami akan meminta data terkait beasiswa tersebut pengawasannya akan kita perketat, dan memastikan setiap program beasiswa untuk anak-anak kita yang ingin mengeyam bangku kuliah dapat merasakan hadirnya bantuan pemerintahan untuk pendidikan," katanya.
--page
Penyaluran bantuan tersebut menurutnya dapat transparan dan tepat sasaran, sehingga orang yang memperoleh beasiswa tersebut, benar-benar orang yang tepat. Pihaknya tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan dari perguruan tinggi yang bersangkutan. Harus ada kerjasama dan kejujuran dalam melaksanakan hal tersebut.
Dengan tujuan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat berdaya saing tinggi, tidak tertinggal dari provinsi lain. Karena pendidikan perguruan tinggi, memberikan dampak positif memberikan pengetahuan yang mendalam bagi generasi penerus terkait suatu bidang studi. (MARINI/H)









