PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Sunarti menyampaikan dukungan dalam pengidentifikasian dan pemetaan potensi ekspor produk baik pertanian dan perikanan Kalteng.

Provinsi Kalteng memiliki komoditas potensial yang sedang diminati pasar regional seperti Sarang Burung Walet dan Aquatic Plant.

Pada tahun 2022, berdasarkan data lalu lintas karantina, komoditas sarang burung walet yang keluar dari Kalteng sebanyak 3.859 kali, volume 197.890 Kg, dengan nilai Rp1,9 trilliun.

Kemudian Komoditas Aquatic Plant yang telah diekspor ke berbagai negara sebanyak 214 kali, volume 72.387 Kg, dengan nilai Rp2,1 miliar.

Sedangkan pada tahun 2023 Sarang Burung Walet tujuan daerah administratif khusus tiongkok, Hongkong dan Aquatic Plant senilai Rp3,3 miliar.

--page

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menyampaikan potensi dan peluang ekspor produk pertanian dan perikanan lokal Kalteng.

Edy menilai peluang tersebut sangat menjanjikan, dia meminta agar seluruh stakeholders harus optimis mampu melakukan peningkatan ekonomi daerah. (HERMAWAN DP/J)