BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi Pangkalan Bun Park (PP) yang seharusnya berfungsi sebagai taman hiburan rakyat (THR), masih terkesan semrawut dan tanpa penerangan memadai.


Dengan kondisi yang ada, tidak sedikit muda-mudi memanfaatkan suasana remang di lokasi untuk melakukan aksi maksiat. Banyaknya temuan kondom di PP, membuktikan tingginya aksi mesum di tempat itu.


Terkait rencana pembangunan PP, Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Bambang Purwanto mengaku sudah menyiapkan konsep pembangunan PP menjadi taman modern ramah anak. Berbagai fasilitas akan dibangun.


"Akan kita bangun menjadi lokasi taman hiburan bagi anak, remaja dan keluarga, dengan tambahan fasilitas yang lebih modern," kata Bupati Kobar Bambang Purwanto. Selasa (19/4/2016).


Selain itu, kata Bupati, di dalamnya menyimpan informasi tentang kebudayaan dan kesenian serta olahraga. Kawasan ini nantinya akan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang berkunjung. 


Di bidang kebudayaan, nantinya ada semacam galeri budaya. Gedung galeri yang ada saat ini masih belum bisa optimal, termasuk tidak adanya akses yang bisa dilalui kendaraan menuju gedung tersebut.


"Pos keamanan juga akan kita siapkan. Nanti akan disiagakan 24 jam," cetus Bupati.


Sementara seorang warga Pangkalan Bun, Anshori menyebutkan, selama ini ia menilai pembangunan PP berjalan setengah-setengah, pun demikian dengan pemeliharaannya yang terkesan abai.


"Sudah lama tembok pagar di belakang taman ambruk, sampai sekarang belum pernah diperbaiki," ujarnya. (CR-1/m)