BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadis Dagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Provinsi Kalteng) Aster Bonawaty memberikan informasi bahwa pelaksanaan pasar murah di 3 tempat meliputi Desa Bangkal (Seruyan), Sebabi (Kotim), Danau Sembulu (Seruyan) ditunda.
Hal ini dengan alasan, adanya aksi demontrasi organisasi atau pihak yang menyuarakan aksi terkait konflik perkebunan kelapa sawit Desa Bangkal. Aster menganggap daripada pihaknya terkena imbas risiko, apalagi mengangkut banyak paket bahan pokok 4 truk berisi 2 ribu paket.
Lebih baik ditunda saja, walaupun pihak keamanan mengklaim sudah kondusif. Ia mengkhawatirkan ada hal yang tidak terduga, apalagi menyangkut pasar murah ini mengumpulkan orang banyak.
"Jadi, memang kami mau mengadakan di Desa Bangkal, Sebabi, Danau Sembulu karena satu area lah mau mengadakan disitu. Ya, artinya masyarakat ini meredam juga lah gejolak dan jangan khawatir bahwa Pemprov Kalteng ini tetap hadir," katanya, Jumat, 13 Oktober 2023.
Ia mengatakan, karena konflik yang terjadi di Desa Bangkal ini baru terjadi jadi sambil melihat kondisi meredam, dan penyelenggaraan pasar murah siap dikuncurkan ke wilayah tersebut. Aster menyatakan pihaknya selalu siap menimbang bahan pokok semuanya sudah tersedia.
--page
"Kalau mau disuruh hari ini atau esok sudah siap, barang kami siap. Cuman kan untuk keamanan bukan tanggung jawab kami ya, dan pasar murah ini kerjasamanya kami sendiri aja," bebernya. (MARINI/J)









