BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dalam sebuah potret, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong terlihat memakaikan topi adat dayak kepada turis asing atau tamu dari luar negeri yang berkunjung ke wilayah setempat, yang mana turis asing tersebut ada yang berasal dari Jerman, Congo hingga Tanzania.
Ternyata, mereka tergabung dalam rombongan lembaga gereja internasional United Evangelical Mission (UEM) yang sedang mempelajari masyarakat adat di Gunung Mas selama beberapa hari.
"Kemarin saya menyambut kedatangan rombongan UEM yang akan mempelajari masyarakat adat kita, tidak hanya dari Indonesia saja, mereka ada yang dari Jerman, Congo dan lainnya," ujar Jaya, Jumat, 13 Oktober 2023.
Tidak sampai di situ, Jaya juga menyerahkan cinderamata buatan masyarakat kepada tamu UEM termasuk pada turis asing.
"Cinderamata yang kita berikan yaitu tas kulit yang dipadukan dengan anyaman rotan, yang disematkan pula tulisan Kabupaten Gunung Mas dan bendera merah putih," jelas Jaya.
--page
Dia melanjutkan, tas tersebut diberikan agar para tamu mengetahui bagaimana barang khas Gunung Mas dan adanya bendera merah putih memberitahukan tamu asing bahwa itu berasal dari Indonesia. (RISKA YUYANA/J)









