BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya telah merilis data kejadian dan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kota setempat.
Dari data tersebut luas lahan yang terbakar di Kota Palangka Raya per tanggal 13 Oktober 2023 yakni mencapai 487,7 hektare dengan kejadian karhutla sebanyak 130.
Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Alman P Pakpahan mengatakan luas lahan terbakar periode bulan Oktober per tanggal 13 lalu itu meningkat dibandingkan dengan bulan September 2023.
"Pada bulan lalu luas lahan yang terbakar hanya sebesar 134,73 hektare dengan kejadian karhutla sebanyak 217," ungkapnya, Sabtu, 14 Oktober 2023.
Alman menerangkan, secara rinci mulai dari bulan Januari sampai dengan tanggal 13 Oktober 2023 kemarin secara keseluruhan total luas lahan yang terbakar di Kota Palangka Raya yaitu sebesar 771,28 hektare dengan kejadian karhutla sebanyak 565.
--page
Mengingat luas lahan yang terbakar semakin meluas, Alman pun kembali mengingatkan kepada semua pihak untuk dapat senantiasa menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.
"Stop membuka lahan dengan cara dibakar, karena itu bisa merusak ekosistem dialam sekitar, pencemaran udara, gangguan kesehatan serta sanksi hukum pidana bagi masyarakat. Jadi tetap taat aturan dengan tidak membakar lahan," imbuhnya. (DONNY D/J)









