BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kabupaten Gunung Mas menerima insentif fiskal kinerja tahun berjalan untuk kategori penurunan stunting tahun anggaran 2023.
"Kita dapat penghargaan dari Wapres RI karena angka stunting di Gunung Mas terendah se-Kalteng dan kita mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp5 miliar lebih," ujar Jaya, Sabtu, 14 Oktober 2023.
Kemudian, kata orang nomor satu di Bumi Habangkaan Penyang Karuhei Tatau itu, insentif yang diterima tersebut digunakan untuk mendukung penanganan stunting di Gunung Mas.
Dia melanjutkan, bahwa target nasional angka prevalansi stunting di Indonesia pada tahun 2024 yakni 14 persen dan Jaya yakin Gunung Mas bisa mencapai angka tersebut.
Untuk diketahui, Jaya menerima secara simbolis insentif fiskal tersebut saat dirinya mengikuti rapat kerja nasional percepatan penurunan stunting di Istana Wakil Presiden RI pada Jumat, 6 Oktober 2023.
--page
Dalam momen itu, pihaknya juga menerima penghargaan dari Wapres RI terkait percepatan penurunan stunting terbaik untuk Provinsi Kalimantan Tengah.
Untuk diketahui, angka stunting di Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) di 2022 yakni 17,9 persen, angka tersebut menurun dari tahun 2021 yang mencapai 35,9 persen. (RISKA YULYANA/Y)









