KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pasca penanaman perdana pada akhir Agustus 2023 lalu, progres tanaman singkong kristal dan jagung manis di lahan Kelompok Tani Kelampan Jaya terus bertumbuh kendati memang terdapat sedikit kendala.

Lahan seluas 3 - 4 hektar di Desa Anjir Kelampan Kecamatan Kapuas Barat, dimanfaatkan menjadi kebun singkong dan jagung yang mana saat penanaman perdana dihadiri langsung Kepala Dinas Pertanian Kapuas, Yaya.

Ketua Kelompok Tani Kelampan Jaya, Yanir menunjukan progres dari kedua jenis tanaman itu setelah tanam perdana beberapa waktu lalu, terutama singkong yang sudah bertumbuh kurang lebih setinggi lutut orang dewasa dan cukup subur.

"Untuk singkong walau ada terjadi kendala bibit saat setelah tanam perdana, namun terlihat daya tahan jenis tanaman ini bagus walau dalam kekeringan karena kemarau," kata Yanir, Minggu, 15 Oktober 2023.

Berbeda dengan tanaman jagung, karena kurangnya air sedikit terkendala. Tapi tetap akan dilakukan upaya penanaman ulang untuk bisa mendapat hasil yang diharapkan.

--page

"Dilahan lain yang ada di lokasi kebun kita, yaitu di sebelah dalam dekat pondok, waktu melakukan penanaman dulu hingga sekarang bisa berjalan dengan baik karena cukup air penyemprotan yang rutin. Jagung tidak sekuat singkong yang tahan dalam kondisi kurang air," ucapnya. 

Dirinya berharap semoga kemarau ini cepat berlalu, sehingga curah hujan bisa membantu kesuburan tanah. Karena bagaimanapun perkebunan atau pun pertanian di daerahnya sangat bergantung pada curah hujan. 

Selain itu, dia menuturkan di lahan kelompok taninya ini masih rutin anak anak dari SMKN 3 Kuala Kapuas melakukan praktek lapangan bersama, sehingga menjadi wadah edukasi.

"Selain itu, beberapa waktu lalu, mahasiswa dari UPR ada juga yang melaksanakan praktek lapangan di tempat kita," imbuhnya.

Menurut dia hal ini merupakan bentuk kepedulian terhasap dunia pendidikan untuk sarana mereka belajar secara langsung di lapangan. (DODI/H)