BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian telah menggelar kegiatan Pasar Penyeimbang selama dua hari di lokasi Pasar Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Kegiatan ini untuk menekan laju inflasi dan meningkatkan daya beli masyarakat. Pasar Penyeimbang menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging ayam, daging sapi (beku), telur, gas elpiji 3 kg, dan beragam bahan pangan lainnya.
Plh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, mengatakan bahwa pasar penyeimbang merupakan inisiatif pemerintah untuk mengatasi inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana kabut asap akibat karhutla.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan lebih banyak komoditi dan mengundang distributor bahan pangan di Kota Palangka Raya," Katanya, Minggu 15 Oktober 2023.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menjelaskan bahwa pasar penyeimbang merupakan bagian dari program pengendalian inflasi di daerah. Tujuannya adalah meningkatkan daya beli masyarakat melalui harga-harga yang terjangkau.
Kegiatan ini juga mencakup operasi pasar bahan pokok dengan menyediakan paket sembako murah kepada masyarakat, termasuk beras, gula, dan minyak goreng. Total 150 paket sembako telah disediakan.
Pasar penyeimbang ini bekerjasama dengan beberapa instansi dan distributor, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Kios KTI, distributor PT. Sumber Kahayan Kharisma (Wings Food group), PT. Rajawali Nusindo, distributor Minyak Kita, dan PT. Pertamina Patra Niaga Kalimantan Tengah.
--page
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pasar penyeimbang dan berharap bahwa inisiatif ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Palangka Raya dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau," pungkasnya. (PATHUR/R)









