PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya hingga saat ini masih dilanda kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan total kejadian terhitung sebanyak 573 kali sejak Januari hingga hari ini. 

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Berlianto, menyampaikan rincian kejadian Karhutla, dimana sebagian besar kejadian terjadi di Jekan Raya dengan 287 kejadian, diikuti oleh Pahandut dengan 84 kejadian, dan Sebangau dengan 196 kejadian. Sementara itu, Rakumpit melaporkan nol kejadian.

"Total lahan seluas 772,64 hektare (Ha) telah terdampak oleh kebakaran hutan dan lahan ini. Saat ini, tim Satgas Karhutla berusaha keras untuk memadamkan api dari pagi hingga malam. Mereka menjalankan misi untuk melindungi lingkungan dan kehidupan warga kota," katanya, Senin, 16 Oktober 2023.

Lanjutnya, Kondisi Karhutla yang terjadi di Palangka Raya menunjukkan pentingnya kesadaran akan pelestarian lingkungan dan kesiapan dalam menghadapi bencana alam Karhutla yang berdampak pada masalah kesehatan masyarakat.

Menurutnya smua pihak perlu bekerja sama untuk mengatasi dampak kebakaran hutan dan lahan yang mengancam wilayah Kota Cantik, selainitu upaya pencegahan dan upaya penanganan Karhutla juga harus terus dilakukan.

--page

"Kami akan terus mengikuti perkembangan situasi Karhutla di Kota Palangka Raya, dan kami akan berupaya maksimal dalam melakukan upaya penanganan Karhutla," katanya. (PATHUR/J)