BORNEONEWS, Sampit - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur diserbu masyarakat khususnya warga di wilayah Kota Sampit.
Tingginya animo masyarakat menyambut kegiatan GPM ini tidak lain karena bahan pangan yang dijual dibandrol dengan harga yang lebih miring dibandingkan harga pasaran.
"Saya sudah datang sejak pagi tadi mau beli beras dan minyak goreng," ucap warga Kecamatan Baamang, Lilis usai berdesakan mengantre di stan penjualan beras, Senin, 16 Oktober 2023.
Kegiatan pasar murah seperti ini memang tidak pernah gagal menarik perhatian masyarakat Kotim khususnya di Kota Sampit, walaupun saat melakukan transaksi mereka harus berdesak-desakan. Bahkan, lokasi kegiatan sudah membludak sebelum acara dimulai.
"Tidak apa-apa berdesakan sebentar, yang penting dapat barang mau kita beli," sahut warga lainnya, Hikmah.
--page
Adapun pelaksanaan GPM digelar serentak di 34 provinsi dan 256 kabupaten. Launching GPM Serentak dilaksanakan pada hari Senin 16 Oktober 2023 oleh kepala Bapanas.
"Dalam rangka Hari Pangan Sedunia tahun 2023, maka Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kotim, M Yusuf.
GPM oleh Dinas Ketahanan Pangan Kotim menyediakan atau menjual barang antara lain Beras SPHP kemasan 5kg dijual dengan harga Rp55 ribu, minyak goreng kemasan 1 liter Rp13ribu, gula kemasan 1 kg Rp14 ribu, telur ayam ras Rp50 ribu per ikat, bawang merah Perkilogram Rp20 ribu, bawang putih perkilogram Rp30 ribu, cabe rawit Rp70 ribu perkilogram dan Ikan patin Rp23 ribu perkilogram. (NOOR ANNISA/Y)









