TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemkab Barito Timur segera membangun jembatan kayu sepanjang 1.275 meter yang akan menjadi akses keluar-masuk Desa Kalinapu di Kecamatan Paju Epat. Jembatan tersebut menggunakan Desa Kalinapu dan Desa Tampu Langit.

Kepala Dinas PUPR Perkim Yumail J Paladuk menuturkan, Desa Kalinapu merupakan wilayah perairan yang selama ini tidak bisa diakses melalui jalur darat. Karena itu pemerintah daerah membangun jembatan kayu agar lebih memudahkan mobilitas warga desa.

"Jembatan atau titian itu prioritas yang diusulkan masyarakat kepada pemerintah daerah, dan pada tahun ini telah teralokasikan pada APBD murni dengan pagu anggaran sebesar Rp1,5 miliar," terangnya.

Yumail menambahkan, pembangunan jembatan sepanjang 1.275 meter menggunakan material kayu kelas I untuk kontruksi bawah dan kayu kelas II untuk kontruksi atas.

Tahapan untuk pekerjaan tersebut saat ini masih proses tender dan telah didapati pemenang lelang sehingga tinggal menunggu penandatanganan kontrak kerja yang diperkirakan akan selesai pekan ini.

--page

"Sebelum kontrak dilaksanakan (kami mengadakan) rapat prakontrak untuk mengetahui kesanggupan penyedia atau pelaksana pekerjaan tersebut mengantisipasi risiko putus kontrak atau tidak selesainya pekerjaan dengan sisa waktu yang ada," tutur Yumail.

Dia pun menjelaskan alasan proyek tersebut baru di lelang di penghujung tahun. Menurut Yumail, sebenarnya pekerjaan sudah bisa dilaksanakan pada bulan-bulan sebelumnya namun material yang sulit didapatkan sehingga lelang baru bisa dilaksanakan.

"Masa kerja dalam tender 70 hari, kami optimis itu bisa diselesaikan tepat waktu bahkan lebih cepat nanti," ucapnya. (BOLE MALO/H)