HARI Kartini ke-137 di Kabu­pa­ten Sukamara diperingati de­ngan lomba fashion show kebaya ci­lik. 

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Gawi Barinjam, Kota Sukamara pada Se­la­sa (19/4/2016) itu diikuti se­ba­nyak 59 peserta.


Para peserta berasal dari se­jum­lah yayasan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan ta­man kanak-kanan di ‘Bumi Permata’.


Salah seorang dari empat de­wan juri lomba, Silvia Eka Wati, menurutkan bahwa se­­banyak 59 peserta terdiri da­ri 26 murid TK dan 33 murid PAUD.


Ia menuturkan, dalam lomba kali ini ada empat jenis pe­ni­laian yang ditekankan oleh de­wan juri untuk mencari pe­menang.


“Adapun empat jenis peni­la­ian itu yakni penilaian naik tu­run pentas, keluwesan di atas catwalk, keserasian busana dan tata rias, serta eks­presi atau penghayatan pe­serta,” ujar Silvia kepada Borneonews.


Di pihak lain, Minah, orang tua salah seorang peserta, me­ngatakan bahwa lomba ta­hun ini merupakan kali ke­dua yang diikuti anaknya.


Meski belum pernah me­raih juara, ia dan sang anak te­­tap semangat berparti­si­pa­si demi memeriahkan pe­ri­ngat­an Hari Kartini yang ja­tuh setiap 21 April.


“Belum pernah mendapat jua­ra, ta­pi anaknya memaksa ingin ikut lomba,” ungkap Mi­nah.


Menurut dia, lomba sema­cam ini merupakan kegiat­an yang cukup efektif untuk me­numbuhkan jiwa Kartini pada anak.


Dengan tertanamnya jiwa Kar­tini sejak dini tentunya akan sa­ngat berpengaruh ter­hadap tubuh kembang anak. Selain itu sebagai sa­lah satu pembelajaran bagi men­tal anak saat tampil di de­pan umum atau orang banyak.


“Dia kan masih bersekolah di TK, dengan lomba ini bisa membuatnya terbia­sa tampil di depan orang ba­nyak. Ini sangat bagus un­tuk melatih mental anak” ujar­nya.


Minah melanjutkan, anak­nya bernama Monika. Ia me­rupakan perwakilan da­ri TK Desa Karta Mulya, Kecamatan Sukamara. 

(MG13/B-3)