PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menghadiri secara virtual acara Hasupa Hasambewa bersama ormas di Provinsi Kalteng, bertempat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 16 Oktober 2023.

Dalam arahan yang disampaikannya, H. Sugianto Sabran saat unjuk rasa turun ke jalan, agar dilakukan dengan tertib dan tidak membawa senjata tajam atau senjata sakral.

"Saya mengimbau untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah tidak ada lagi membawa senjata tajam baik itu demo pemerintah atau suatu perusahaan," imbaunya, Senin, 16 Oktober 2023. 

Demo dengan cara yang baik melalui musyawarah dan mufakat, untuk menjalin silaturahim, menjaga dan memelihara kebersamaan dan juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kehidupan masyarakat.

Ia memberitahukan, senjata tradisional lengkap hanya digunakan pada saat kegiatan atau acara adat. Sebagaimana Undang-Undang nomor 9 tahun 1998 pendapat dimuka umum, dilarang membawa benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan umum. 

Kemudian, Perda Kalteng nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan ketertiban umum, ketentraman masyarakat dan perlindungan masyarakat.

--page

"Saya harapkan demo dengan elegan lah tidak membawa senjata tajam, tidak mabuk, tidak ada dalam keadaan Narkoba supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," bebernya. (MARINI/R)