PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah, H Aryawan menyampaikan bahwa Kalteng memiliki 1.432 Desa dengan jumlah BumDes sebanyak 1.100 BumDes yang terbagi menjadi 4 kategori diantaranya BumDes Maju, Berkembang, Pemula dan Perintis.

"Dengan banyaknya jumlah Desa di Provinsi Kalimantan Tengah merupakan suatu potensi yang dapat dikembangkan, namun saat ini masih banyak BumDes yang belum efektif dalam memberikan kontribusi peningkatan ekonomi di Desa, hal ini disebabkan oleh kurang berkembangnya usaha-usaha BumDes," kata Aryawan dalam rilis yang dikirimkan OJK Kalteng pada Selasa, 17 Oktober 2023.

Oleh karena itu Aryawan menyebut pentingnya strategi pada penguatan dan pengembangan BumDes, seperti disampaikannya dalam Focus Group Discussion atau FGD bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dengan Tema "Strategi Penguatan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Provinsi Kalimantan Tengah" bertempat di Swiss BelHotel Danum Palangka Raya.

"Harapannya adanya penguatan dari sisi permodalan dan penganggaran BumDes melalui kerja sama dengan Lembaga Jasa Keuangan dapat meningkatkan pendapatan usaha, dan jaringan usaha masing-masing BumDes yang akan berdampak juga pada penambahan tenaga kerja di wilayah tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara stakeholders melalui forum Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD.

--page

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 5 BumDes di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah antara lain BumDes Sumber Sejahtera Seruyan dari Kabupaten Seruyan, BumDes Berkah Mulya Jaya Mekar Mulya dari Kabupaten Lamandau, BumDes Bhinneka Usaha dari Kabupaten Barito Utara, BumDes Tetei Rejeki dari Kabupaten Barito Selatan, dan BumDes Maju Bersama dari Kabupaten Katingan.

"Kegiatan ini merupakan bentuk Pengembangan Ekonomi Keuangan Inklusif di wilayah Pedesaan bekerjasama dengan BumDes sebagai inisiasi penggerak perkembangan di masing-masing wilayah di Kalimantan Tengah dengan nama program Lewu Pancasila Berkah," jelas Otto. (TESTI PRISCILLA/H)