BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menantang Penjabat (Pj) Wali Kota untuk memberikan sanksi yang lebih berat kepada pejabat kontroversial.
Pernyataan ini diungkap Khemal menyikapi ramainya pemberitaan tentang Kadishub Palangka Raya, Alman Pakpahan belakangan ini.
"Dia itu telah beberapa kali menjadi viral dan membuat malu, termasuk pemukulan anak buah di bandara, yang telah menjadi sorotan di media sosial dan televisi. Terbaru lagi soal tuduhan Pungli urusan parkir, jadi saya tantang Pj Wali Kota ini agar memberikan sanksi tegas," katanya, Selasa, 17 Oktober 2023.
Politisi Golkar ini menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang kinerja, tetapi juga tentang kemampuan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan mampu mengayomi masyarakat.
"Ini kan sudah ramai perbincangan soal Alman, preseden di masyarakat kan ramai juga kok dia ini nggak ada dikasih sanksi, sekuat itukah powernya, itu jadi perbincangan juga bagi publik," ungkapnya.
--page
Karena itu dia mengimbau Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memberikan sanksi yang berat berupa pemberhentian dalam jabatan alias non job.
"Supaya Alman ini dapat lebih fokus pada penanganan masalah, terutama dalam menghadapi kasus-kasus yang melibatkan penegakan hukum," ujarnya.
Menurutnya, sangat penting menjaga ketenangan dalam roda pemerintahan dan memilih pejabat yang tidak kontroversial agar segala program terlaksana dengan baik.
Sementara itu, Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu menyatakan sikap akan mengambil langkah tegas apabila ada pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran. (HENDRI/H)









