BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Berlianto mengungkapkan hasil yang cukup mengkhawatirkan terkait kualitas udara di wilayah Kota Cantik.
Menurut data dari aplikasi ISPUnet milik Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia kualitas udara di Kota Palangka Raya saat ini berada pada level tidak sehat.
"Angka Particulate Matter (PM) 2.5 yang diukur mencapai 126, sebuah angka yang jauh melebihi batas aman. Hal ini berpotensi mengancam kesehatan warga kota," Katanya, Selasa, 17 Oktober 2023.
Selain itu, kelembaban udara mencapai 59 persen, yang membuat kondisi udara di Kota Palangka Raya terasa cukup panas. Kepadatan udara mencapai 1.005, dan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius.
Pihak berwenang dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengatasi permasalahan ini demi kesejahteraan dan kesehatan seluruh warga Kota Palangka Raya. Dengan tujuan agar udara kembali sehat dan nyaman untuk dihirup.
"Saat ini tim satgas Karhutla Kota Palangka Raya terus berjibaku memadamkan kejadian Karhutla di Kota Palangka Raya, demi satu misi dan tujuan agar kualitas udara di Kota Palangka Raya kembali sehat," pungkasnya. (Pathur/R)









