TEKA-teki mengenai masa depan Jorge Lorenzo terjawab sudah. Pembalap berusia 28 tahun itu, Senin (18/4/2016) malam, telah mengumumkan kepindahannya dari Tim Yamaha Movistar ke Ducati mulai musim depan.
Di tim pabrikan asal Italia itu, Lorenzo dikontrak selama dua tahun untuk musim 2017 dan 2018.
Itu berarti Lorenzo akan mengakhiri delapan tahun kebersamaannya dengan Yamaha sejak bergabung pada 2008 silam.
“Ducati mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Jorge Lorenzo. Pembalap asal Spanyol itu akan ambil bagian dalam MotoGP 2017 dan 2018 dengan menggeber Ducati Desmosedici GP milik Tim Ducati,” demikian pernyataan resmi dari Ducati.
Kontrak Lorenzo sendiri di Yamaha habis pada akhir musim ini. Meski sudah disodori kontrak baru oleh ‘Tim Garpu Tala’, Lorenzo memilih pergi.
Kabarnya, Lorenzo di Ducati mendapat gaji sebesar €25 juta atau sekitar Rp372 miliar untuk dua musim. Angka itu jauh lebih besar dari yang ditawarkan Yamaha yakni €8 juta (sekitar Rp 119 miliar) per musim.
Selain bayaran besar, pembalap berjuluk X-Fuera itu memilih pindah ke Ducati karena keberadaan sosok Gigi Dall’Igna. Bos Ducati Corse itu pernah bekerja sama dengannya saat masih di kelas 250cc.
Sementara itu, kubu Yamaha sejauh ini belum mengumumkan siapa pengganti Jorge Lorenzo. Kandidat terkuat pengganti pembalap asal Spanyol itu ialah rider Suzuki Maverick Vinales.
Di sisi lain, rekan setim Lorenzo di Ducati pada MotoGP 2017 juga belum ditentukan. Andrea Iannone sempat gencar dikabarkan bakal terdepak, tapi peluangnya dengan Andrea Dovizioso saat ini sama kuat alias 50-50.
Lorenzo sendiri menyerahkan sepenuhnya kepada Ducati mengenai sosok yang akan menjadi rekan setimnya di MotoGP musim depan.
(ANT/B-3)








