KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Focus Group Discussion (FGD) penggunaan alokasi anggaran tahun 2024 tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek) bagi pekerja rentan miskin esktrem digelar di Kabupaten Kapuas pada Rabu, 18 Oktober 2023.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kapuas, Septedy didampingi Kepala Dinas Sosial, Yanmarto, Kepala BPKAD, Yan Hendri Ale dan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan setempat.

Kepala Dinas Sosial Kapuas, Yanmarto menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk pembahasan atau diskusi tentang penyediaan anggaran tahun 2024 bagi program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat rentan miskin, atau miskin ekstrem.

"Juga dimana dari target capaian tahun 2024 sebanyak 39 ribu, itu yang ingin kita capai," kat Yanmarto.

Dari pembahasan tadi, lanjut dia sumber sumber anggaran itu akan berasal dari APBD dan dari APBDes juga sumber sumber yang lain, misalnya dari keterlibatan swasta juga dibahas.

--page

"Kita optimis ini dapat kita laksanakan pada tahun 2024. Ini adalah salah satu bentuk membuka akses seluas luasnya bagi masyarakat pra sejahtera untuk mendapatkan layanan sosial yaitu melalui layanan jaminan ketenagakerjaan kita harus paham bahwa dalam rangka mengentaskan kemisikinan salah satunya adalah membuka akses program pemerintah yang sasarannya adalah masyarakat miskin," jelasnya.

Dia juga menuturkan Dinsos Kapuas telah melakukan validasi data P3KE yang akan disandingkan dengan DTKS, sehingga hasilnya bisa digunakan untuk program penanggulangan kemiskinan. (DODI/H)