TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Untuk mengefektifkan penanganan kasus stunting  di Kabupaten Barito Timur, hal utama yang perlu dilakukan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting yaitu melakukan pendataan dan mengindentifikasi masalah.

Hal itu diungkapkan Pejabat (Pj) Bupati Barito Timur Indra Gunawan saat diwawancarai usai memimpin rapat koordinasi tim percepatan penurunan stunting Barito Timur di Tamiang Layang, Rabu, 18 Oktober 2023.

"Jadi terkait dengan stunting ini di Kabupaten Barito Timur di semua desa dan kecamatan, harus teridentifikasi terlebih dahulu. Pahami data dan masalahnya di level bawah baru program masuk," ujarnya di hadapan wartawan.

Indra meminta tim percepatan penurunan mendata jumlah ibu hamil di setiap desa, kemudian mendata berapa kali mereka memeriksakan kehamilan ke bidan.

Apabila ibu hamil jarang atau tidak pernah memeriksakan kehamilan, dia juga meminta tim percepatan penurunan stunting untuk mengindentifikasi permasalahan yang dihadapi ibu hamil sehingga pemerintah daerah bisa mengambil langkah solutif.

--page

"Berapa ibu hamil di desa dan kecamatan, berapa banyak ibu hamil yang memeriksakan kandungannya ke bidan. Kalau kita mengetahui permasalahan tersebut misalkan hanya 3 kali dalam 9 bulan, datangi untuk menanyakan apa masalahnya," ucapnya.

"Kalau jalan menuju Puskesmas jauh atau di desa tersebut Puskesmasnya tidak ada, atau posyandu tidak ada, atau tidak pernah didatangi oleh petugas untuk sosialisasi, nah permasalahan tersebut (sudah teridentifikasi) baru program pemerintah datang," lanjutnya.

Indra mengaku bersemangat memimpin rapat penurunan stunting tersebut karena berharap pada tahun 2024 kasus stunting di Barito Timur turun dari 26 persen menjadi 18 persen.

"Saya sebagai PJ Bupati yang baru saya akan melakukan itu, saya akan memberikan tanggung jawab ibu-ibu kepala desa yang menjadi perwakilan PKK di desa, perwakilan Posyandu di desa, kemudian ibu-ibu camat yang perwakilan PKK kecamatan agar mengkoordinasi ibu PKK di desa dan ibu kepala desa," katanya. (BOLE MALO/Y)