Sebanyak 11 pejabat Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melancong ke Negeri Matahari Terbit, Jepang, mulai Selasa (19/4/2016). Kepergian mereka dikemas dalam acara kunjungan kerja (kunker) untuk memantau barang hibah dari pemerintah Jepang melalui Ehime Toyota Corporation.


Barang hibah itu adalah empat unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil ambulans. Sejatinya, sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada November 2015 lalu, namun terkendala birokrasi yang berbelit-belit di pemerintah Indonesia.


Rombongan pejabat dipimpin Wakil Wali Kota Mofit S Subagio, beserta istri, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Anwar Sanusi, serta Kepala Dinas Kesehatan Tiur Simatupang.


Selebihnya, adalah pejabat yang tidak terkait dengan kepentingan barang hibah itu. Mereka adalah Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Perumahan (Disciptarum) Rojikinnor, didampingi sang istri, Nyta Byanita Rezza, yang kebetulan menjabat Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP). 


Lalu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Rawang,  Kepala Diskoperindag Sahdin Hasan, dan Kepala Disdukcapil Zulhikmah Ravieq, serta tiga pejabat kota lainnya. 


“Mereka ke Jepang selama tujuh hari. Anggarannya dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” ungkap pelaksana Tugas Sekda Palangka Raya, Kandarani. (RZ/B-12)