PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bappenas bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melaksanakan Forum Infrastruktur Wilayah (FIW) Kalimantan, yang diselenggarakan di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis, 19 Oktober 2023.

Menghasilkan beberapa point penting yaitu :

Pertumbuhan ekonomi Kalteng pada triwulan II 2023 sebesar 2,96 persen (yoy), dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Keuangan sebesar 12,09 persen.

Pertumbuhan ekonomi beberapa provinsi di Kalimantan pada triwulan II 2023 (yoy) secara berurutan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 6,84 persen, Kalimantan Utara (Kaltara) 5,01 persen Kalimantan Selatan (Kalsel) 4,96 persen Kalimantan Barat (Kalbar) 4 persen, dan Kalteng 2,96 persen.

Hal ini diutarakan oleh, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng H Nuryakin, saat memberikan kata sambutannya untuk, kendala infrastruktur mengalami permasalahan.

Antara lain infrastruktur perumahan, pemukiman, air minum dan sanitasi. Infrastruktur mendukung perekonomian dan konektivitas antar wilayah infrastruktur telekomunikasi dan listrik.

"Hal ini tentunya menjadi fokus dan prioritas pembangunan pada masing-masing provinsi di pulau Kalimantan terlebih lagi Kalteng," kata Nuryakin saat memberikan kata sambutannya, Kamis, 19 Oktober 2023.

Ia juga mengharapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kaltim, maka provinsi sekitarnya diharapkan bisa menjadi mitra pembangunan IKN terlebih lagi Kalteng.

Sebagai lumbung energi, lumbung pangan nasional, hilirisasi, pengembangan ekonomi hijau serta pembangunan berkelanjutan. 

--page

"Hal ini tentu melalui startegi kebijakan ekonomi. Peningkatan ketahanan pangan dan kemandirian energi, hilirisasi, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan kebijakan keuangan daerah dalam hal ini PAD," tandasnya. (MARINI/R)