BORNEONEWS, Kasongan - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Katingan triwulan IV tahun 2015 sebesar Rp50.988.588.641 tidak dapat terpenuhi alias tak tercapai. Realisasi PAD saat itu hanya Rp40.798.498346 atau 80,01%.
"Padahal PAD ini merupakan andalan pendapatan kita. Tapi untuk triwulan IV tahun 2015 tidak mencapai target," sebut Sekda Katingan Nikodemus mewakili Bupati Ahmad Yantenglie pada pembukaan rapat evaluasi penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Katingan triwulan IV tahun 2015 dan triwulan I tahun 2016 di Aula Dispenda setempat, Rabu (20/4/2016).
Sedangkan penerimaan pendapatan sampai triwulan IV tahun 2015 sebesar Rp1.029.268.752.785 atau 93,64 %. Dari target Rp1.099.183.883.773. Sementara peneriaan pendapatan khusus triwulan I dari Januari, Pebruari dan Maret 2016 sebesar Rp357.417.504.602. Ini dari target sebesar Rp1.178.517.236.200.
"Berarti untuk triwulan I tahun 2016 ini sudah mencapai 30,33%," sebut Nikodemus.
Sedangkan untuk pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2016 ditargetkan Rp51.592.006.022, telah terealisasi Rp8.961.520.018 atau 17,37%.
"Di PAD ini dalam rancangan capaian untuk triwulan I seharusnya mencapai 20%, tetapi mengalami penurunan 20%. Berarti untuk triwulan II mendatang diperlukan solusi atau kerja keras untuk melakukan strategi khususnya dalam mencapai target yang diinginkan," sebutnya.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan Robi mengatakan, rapat evaluasi ini untuk melihat pendapata daerah, khususnya pendapatan asli daerah.
"Selain dinas, kantor dan badan, kita berharap hari ini para camat juga bisa menyampaikan pemaparan terkait perolehan triwulan IV tahun 2015 dan triwulan I. 2016 ini," kata Robi.
Selain hal itu, kata Robi mereka juga diminta memaparkan target proyeksi untuk tahun 2017. (ABDUL GOFUR/m)


